Tampilkan postingan dengan label musim gugur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label musim gugur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Agustus 2009

Hari Ini Aku Mati Rasa


Dulu aku mencintainya dengan apa adanya
Dulu aku merasa cintaku sudah cukup banyak
Dulu aku merasa memberikan kebebasan sudah cukup

Dulu aku membangun mimpi dalam rumah cinta kami

Dulu aku mimpi itu terasa indah dan akan menjadi sesuatu yang tersentuh

Tapi ....
Semuanya meredup..
Dan...

Aku berusaha menjaga bola mimpiku..

Aku berjuang untuk tetap percaya..

Aku bertahan direruntuhan mimpiku..

Aku mengumpulkan semangatku..

Hingga ...

Aku ngga tahu musti ngapain..

Aku ngga tahu musti kemana..

Aku ngga tahu musti berkata apa..

Aku sedih banget..
Aku pengen nangis... tapi ngga ada air mata keluar

Aku pengen teriak.. tapi tak dapat mulut kubuka

Aku pengen memaki... tapi tak tega hatiku bertindak
Saat ini,
Aku hanya berjalan tanpa melihat arah

Aku hanya bergerak tanpa panduan

Aku hanya sekedar menjalani hidupku
Aku lelah berjuang, aku lelah bertahan, aku lelah bergerak

Bahkan aku telah lelah berkedip...

Asa adalah;
Keinginanku untuk menatap matahari lagi
Keinginanku untuk melihat rembulan lagi

Keinginanku untuk merasakan hembusan angin lagi

Keinginanku untuk menikmati suara air lagi
Keinginanku untuk merasakan semua yang hilang dan menggenggam cintamu lagi

kekasihku


Malam ini;

aku pakai gaun pilihanmu...
aku kenakan gelang hadiahmu..
aku selipkan cincin pemberianmu..
aku pasangkan anting panjang favoritmu...


malam ini;
aku berjalan disisimu...
aku menggenggam tanganmu...
aku mendampingimu...
aku menjajari langkahmu...
aku menemanimu melalui semuanya...
aku menjadi kakakmu, menjadi sabahatmu..
yang bersamamu menemui kekasih hatimu..


malam ini;
aku melihat binar bahagia dimatanya..
aku melihat senyum senang yang selalu mengembang dibibirnya..
aku merasakan debar bahagia didadanya...
aku merasakan eforia jatuh cinta...

sayangku,
aku tetap mencintaimu..
aku tetap menjadikanmu pilihan hatiku..
aku menulikan telingaku...
aku membutakan mataku..
aku menunggumu...hingga semua itu berlalu

cintaku,
aku tidak akan bersedih bila engkau bahagia
aku tidak akan menangis bila engkau tersenyum
aku tidak akan menjerit bila engkau tertawa bahagia
aku mau engkau bahagia
aku mau engkau tidak menangis

Sabtu, 25 April 2009

sedih

aku pandangi ueit dalam tidurnya..
kini hp-pun menjadi teman tidurnya..

menjadi teman mandinya..

salahkah aku bila aku curiga?

salahkah aku bila aku berprasangka?

salahkah aku bila aku cemas?

tidurku tidak pernah nyenyak
tidurku tidak pernah tanpa mimpi

tidurku selalu menjadi tumpahan airmataku
ueit,
tahukah kamu;

saat matamu berbinar karena telepon darinya

saat seri wajahmu ketika akan bertemu dengannya

saat senyum mengembang ketika membaca smsnya

aku sakit hati..

aku ngerasa ngilu di ulu hati..

aku ngga pengen ngeliat itu..

Kamis, 19 Maret 2009

Binun...

ssshhhh...kemarin aku bingung...

aku ngga tahu harus mulai perkejaan dari mana, aku kehilangan fakus..dan tak tahu kenapa?

hhmmm..pasti ada sesuatu terjadi yang aku tak tahu apa?

ugh..ternyata ueit mulai lagi menghubungi gadis itu (aku tahu sore hari setelah pulang kerja dan kita ketemu di rumah)

ueit mulai lagi sibuk dengan teleponnya 2 jam mereka bicara...

ueit bilang aku mu slesai'in masalahku ma dia...

aku harus tahu siapa dia..

huh! ada apa lagi siy?

Sabtu, 31 Januari 2009

sad song for me..romantic song for her

Always said I would know where to find love
Always thought I’d be ready and strong enough
But sometimes I just felt I could give up
But you came and you changed my whole world now,
I’m somewhere I’ve never been before
Now I see what love means

It’s so unbelievable,
And I don’t want to let it go
Something so beautiful
Flowing down like waterfall
I feel like you’ve always been forever part of me
And it’s so unbelievable to finally be in love
Some where I’d never though I’d be

In my heart, in my head it’s so clear now
Hold my hand you’ve got nothing to fear now
I was also lost and you’ve rescue me some how
I’m alive, I’m in love you complete me
And I’ve never been here before
Now I see, what love means

When I think of what I have and this change I nearly lost
I can’t help but break down and cry
Oh yeah…. break down and cry

Now I see, what love means


ueit, kamu suka kan ama lagu itu…
lagu yang gadis kasih buat kamu….
yang kamu puter dan dengerin terus menerus saat online ma gadis itu…

ueit, waktu itu kamu tulis ..
’aku lagi dengerin lagu kita..unbelievable’ ke dia
ueit, kamu ngga sadar kalo aku ada disebelahmu...???

aku pun pergi...
aku sedih ueit..tapi aku tahu aku ngga boleh nangis didepanmu..
karena kamu akan berkata
’knapa? kok nangis? aku kan ngga ngapa-ngapain? ’

sadar ngga sih ueit?
kalo kamu nyakitin aku?

ueit..

ueit..

ueit, kenapa ya, aku masih suka sakit hati?
padahal aku tahu kamu sudah berjuang sepenuh hati untuk melupakan gadis itu.

tapi ueit, tahukah kamu saat pertama kali kamu memutuskan melupakannya…
kamu menangis..menangis ueit….
menangis seperti saat aku menangis karena kau pergi untuknya..
saat itulah keyakinanku bahwa kamu akan benar-benar melupakannya serasa kabut bagiku.. kabut yang akan sirna saat matahati bersinar lagi..
akankah kamu menghilang dariku..bila matahari itu bersinar untukmu..
bila terangku tak seterangnya..

keraguanku datang… muncul dan mendorongku dengan kuat..untuk melupakanmu
keraguanku memaksaku untuk mencari teman baru yang mengisi hatiku…
keraguanku membuatku bimbang..tapi aku ingin tetap bersamamu..

diawal ueit terus menerima sms, telepon, email dari gadis itu..
keberatan-keberatan karena ditinggalkan..
keinginan-keinginan yang belum terwujud..
rencana-rencana yang belum terlaksana..
janji-janji yang harus terpenuhi…
sakit hati yang mendera karena tidak dipilih..
saat itu aku hanya..membaca..tanpa komentar..tapi hatiku sedih..
betapa aku telah melukai orang lain…
aku melukai gadis itu dan aku menyakiti ueit karena memisahkan kalian..

ueit, pernahkan kukatakan padamu;
‘ueit, maaf aku membuatmu menangis karena aku memintamu memilih’
‘ueit, kalau kau amat menyanyanginya, aku rela… aku bisa pergi…’
‘ueit, kalau kamu memilih dia, aku ngga pengen ketemu kamu lagi..’
‘ueit, mungkin kamu pengen ketemu papi karena beliau deket denganmu…aku ngga keberatan, karena saat kamu datang aku akan pergi..’

tapi kamu tetap memilihku dengan seribu satu alasan… kamu meyakinkanku…
hingga aku akhirnya menerima…

tapi ueit,
saat sekarang kamu sembunyi-sembunyi menerima sms atopun telepon darinya..
saat sekarang kamu sembunyi-sembunyi mencari berita tentangnya
aku masih suka sakit hati…
akankah aku melupakan sakit hatiku…
dan berpura-pura tidak terjadi apapun padamu..
entahlah aku masih sakit hati..

Kamis, 29 Januari 2009

ketika..

‘nun, aku besok jadi pergi ke Jakarta’
‘umm..’
‘aku dah dapat tiketnya, berangkat jam 6.30’
‘hmm..’
‘aku pulang flight terakhir ko, gpp ya’
‘hmm..’

mana ada sih gadis yang ngga sakit hati saat kekasihnya
pamit pergi untuk ketemu dengan selingkuhannya?

malam itu ditengah kesibukannya menyiapkan baju..chating dengan janji temunya
aku masuk ke kamarku..berusaha untuk tidur..aku membaca cerita yang lucu2..
yang kuharap akan membuang resahku…

‘nun, buka pintu dong…aku mo bobo ma kamu’
aku diam saja..
tok..tok..tok..
‘nun, udah tidur ya?’
‘nun, ..please..’

dan aku tidak membukanya karena aku terlalu sedih..aku tidak setegar srikandi yang ditinggal arjun kawin lagi..

hingga pagi tiba… 04.30
‘nun…’
‘nun, tolong dong tutup pintu pagarnya’
‘nun, bangun dong’
‘nun, aku mau berangkat nich’

aku tahu..karena aku tidak tidur..aku dengar semua persiapannya..
aku mencium wangi parfumya…
aku keluar dengan keyakinan… aku ngga akan menangis saat melepasnya pergi..

‘nun, aku berangkat ya…’
‘nun, cium dulu dong’
‘maaf, aku lagi ngga mau dicium kamu. kalo mo berangkat ya berangkat aja!’
‘nun, ayolah cium aku dikit aja, please’
‘sorry ueit, aku lagi ngga suka ama kamu’

aku buka pintu pagar, aku tunggu dia keluar aku tutup pintu pagar…
sebentar ueit berhenti melihatku… tapi aku melirik pun tidak..aku takut aku akan meledak didepannya…ueit pun berlalu…

aku menangis...meraung…mengamuk…memaki…

Senin, 26 Januari 2009

binar mata..

pernahkah kau lihat...

saat orang yang kita sayangi berbinar matanya..
binar mata orang yang sedang jatuh cinta...

sedih..sakit..marah...
karena binar itu bukan untukku..
binar itu untuk gadis yang baru dikenalkannya..
gadis yang mengisi hatinya, smsnya, teleponya, mailboxnya, dua bulan terakhir ini..

bukannya aku tak tahu...
aku hanya tak mengira...
semudah itu perjalanan ini akan berakhir...

saat malam, saat sendiri... kadang air mata ini mengalir begitu saja..
sedih, perih... kadang memenuhi dadaku..
membuatku sulit bernafas..membuatku sulit untuk tidur..

bayangan buruk selalu memenuhi kepalaku
akankah aku mampu hidup tanpamu...
akankah aku sanggup untuk tidak melihat senyummu lagi...

Minggu, 25 Januari 2009

percakapan pertama

'bisakah kita bicara?'
'tentang apa lagi?'
'bisakah kamu putuskan, siapa kau pilih?'
'jangan sekarang, perasaan ini baru.. aku belum tahu pasti bagaimana aku dengan dia'
'jadi maksudmu, kamu mau aku menunggumu? menunggu sampai kamu bilang, maaf ternyata aku memilih dia..'
'bukan begitu...'
'trus?'
'persaanku ke dia ini baru..denganmu kita udah jalan 10tahun'
'maksud mu?'
'maksudku..aku biasa denganmu..'
'oke.itulah sebabnya aku memintamu memilih...kalau memang bagimu kita terbiasa bersama'
'ayolah..bisa kita bicara nanti.jangan sekarang.'
'hhmfff..terserah kamu'

percakapan ini terkjadi di sore hari...saat kami akan ambil laundry. percakapan ini adlah percakapan pertama kami, membahas tentang other girl diantara kami..